Tips Mencegah Penyebaran Virus Corona


K8419030 Fani Noer Azizah Penulis Mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

A.    Latar Belakang
Virus Corona baru yang berkembang saat ini dilambangkan dengan 2019-nCoV oleh World Health Organization (WHO). 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, hingga kematian. 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) adalah virus corona jenis baru yang dapat menular ke tubuh manusia. Virus ini pertama kali di identifikasi dari Kota Wuhan, China. Virus ini juga dikenal sebagai Virus Corona Wuhan dan juga virus pneumonia pasar makanan laut wuhan di karenakan diduga virus tersebut terjadi akibat penularan melalui hewan – hewan yang di jual di pasar tersebut. 2019-nCoV memiliki kekerabatan yang dekat dengan virus Mers dan Sars. Virus ini menular dengan sangat dsn telah menyebar ke wilayah lain China dan beberapa negara tetangga.   
B.     Tujuan
Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang cara – cara pencegahan penyebaran Novel Coronavirus atau yang biasa disebut 2019-nCoV kepada masyarakat luas dan semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
C.     Pembahasan
Pada awal tahun 2020 ini kita telah di kejutkan oleh beberapa musibah. Salah satu nya adalah ditemukannya jenis virus corona baru yang dapat ditularkan kepada tubuh manusia. Padahal virus corona sebenarnya adalah virus yang berada pada tubuh hewan. Virus corona diperkirakan telah melalui serangkaian mutasi saat berada di tubuh hewan di pasar wuhan yang pada akhirnya di konsumsi sehingga bisa menginfeksi manusia.  
Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) sekaligus Dekan FK UNS , Dr. Reviono, dr., Sp.P menyatakan bahwa penularan 2019 Novel Coronavirus sangat cepat karena melalui menusia ke manusia. Gejala yang ditimbulkan dari virus ini mirip dengan pneumonia yaitu, batuk, demam, dan kesulitan bernapas. Apalagi jika di dukung dengan faktor lain seperti telah berkontak fisik dengan pasien positif virus corona ataupun setelah berkunjung ke luar negeri. Diharapkan jika mengalami hal – hal tersebut segera periksa diri ke pelayanan kesehatan ataupun rumah sakit agar dapat di cek dan ditindak lanjuti. Menurut penelitian, gejala infeksi virus corona muncul dalam 2 hari sampai 2 minggu setelah paparan dari virus corona.
Universitas Sebelas Maret (UNS) sekarang sedang melakukan pemantauan terhadap 17 Alumni yang sedang melanjutkan studinya di negeri Tiongkok itu. Pemantauan itu adalah upaya sikap berempati UNS dan terus memantau perkembangan mereka melewati Direktur Confucius Institute (CI) UNS. Alumni UNS yang berada di Tiongkok sekarang terbilang cukup aman karena berada di 942 – 1000km dari kota Wuhan, China.
Walaupun di Indonesia sendiri belum ada yang terjangkit virus corona. Masyarakat Indonesia tetap perlu waspada. Segera melalukan tindakan pencegahan terhadap virus corona. Pencegahan yang dapat dilakukan anatara lain dengan mencuci tangan dengan sabun dan air yang bersih setelah berpergian, menggunakan masker, mengkonsumsi makanan bergizi, rajin berolahraga, istirahat teratur, dan jika sedang flu tidak keluar rumah sembarangan agar dapat menghindari infeksi. Kesehatan tubuh harus selalu dijaga agara dapat memperkuat antibodi pada tubuh. Karena virus corona cenderung lebih cepat bermutasi pada tubuh yang kurang sehat, contohnya seperti lansia dan anak kecil.
D.    Kesimpulan
Masyarakat Indonesia senantiasa harus tetap waspada. Mulai membiasakan melakukan pencegahan terhadap 2019 Novel Coronavirus agar tidak terinfeksi virus tersebut. Dengan saling mengingatkan oranglain tentang pentingnya pencegahan dengan hidup sehat. Dan tak lupa mendoakan teman – teman kita yang sedang berjuang melawan virus corona.
https://uns.ac.id/id/uns-update/dosen-uns-paparkan-tips-mencegah-virus-corona.html

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Teori Kritis Mazhab Frankfurt

Penerapan dan Implikasi Teori kritis Dalam Bidang Pendidikan